Manggarai Timur

Tanjung Bendera, Kuasa Eksklusi, dan Perburuan Cuan: Membaca Kenyataan Pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur

Membaca kenyataan pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini tidaklah begitu menggembirakan. Hampir setiap hari kita mendapati keluh kesah warga Matim di berbagai platform media social (Medsos). Misalnya, keluhan soal kondisi infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi, air minum bersih, akses listrik, fasilitas kesehatan dan pendidikan yang sebagian besar belum terurus dengan baik. Ditambah angka pendapatan per/kapita yang relatif masih lemah, tidaklah mengherankan jika predikat kemiskinan ekstrem itu diterima Kabupaten Matim dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebanyak 44.630 jiwa.

Baca selengkapnya »
Bank Tanah

Pembentukan Badan Bank Tanah: Ancaman Liberalisasi dan Perampasan Tanah Rakyat atas Nama Pengadaan Tanah untuk Investor

Bank Tanah akan memperparah praktik liberalisasi pertanahan, spekulan, dan monopoli tanah oleh segelintir kelompok, termasuk oleh elite pemerintahan sendiri. Cara kerja lembaga ini berpotensi besar melegalkan cara-cara perampasan tanah dan penggusuran wilayah hidup masyarakat, memperparah kemiskinan struktural di pedesaan dan perkotaan, mengkriminalkan petani, penggarap, komunitas adat, dan/atau masyarakat miskin atas nama investasi dan pembangunan.

Baca selengkapnya »
Hutan Bowosie

Hutan Bowosie, Pembajakan Ruang Publik, dan Upaya Perebutan Kembali Ruang Demokrasi

Hari-hari ini, agenda pengalihfungsian hutan lindung menjadi bisnis ekonomi pariwisata di Hutan Bowosie di Labuan Bajo, Flores, NTT yang diwacanakan oleh pemerintahan Joko Widodo melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo (BPO-LB) mendapat sorotan publik. Kebijakan ini tentu saja berpotensi menghancurkan kelestarian hutan dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Baca selengkapnya »