Fleksibilitas Pasar Tenaga Kerja

Pandemi, Fleksibilitas Pasar Tenaga Kerja, dan Ajaran Sosial Gereja

Dalam penerapannya, konsep fleksibilitas pasar tenaga kerja sering menimbulkan ketidakadilan bagi kaum buruh. Dengan konsep ini, buruh selalu bekerja dalam kondisi yang sangat rentan karena seringkali mereka bekerja tanpa kontrak yang jelas (tergantung pengusaha), jangka waktu kerja mereka menjadi lebih pendek, upah lebih rendah untuk jenis pekerjaan yang setara, mengalami pemerasan dari agen tenaga kerja, tidak ada tunjangan kerja, dan tidak diperbolehkan membentuk serikat tenaga kerja. Kondisi ini menyebabkan kaum buruh tidak memiliki posisi tawar terhadap perusahaan dan tidak ada pihak yang dapat membela kepentingan mereka.

Baca selengkapnya »
Manusia Soliter dan Religius

Manusia yang Soliter dan yang Religius

Gambaran manusia sebagai makhluk yang soliter dan yang religius saya jadikan sebagai ide dasar untuk memahami subjektivitas dan posisi eksistensial manusia abad 21 yang dilanda pandemi covid-19. Ide dasar ini berangkat dari pembacaan saya atas puisi “Aku” dan “Doa” karya Chairil Anwar.

Baca selengkapnya »
Pluralisme Agama

Kristus yang Dialogis sebagai Inspirasi Praktik Dialog Antaragama dalam Konteks Pluralisme Agama di Indonesia

Penulis melihat bahwa pluralisme agama pada satu sisi menjadi keunikan dan kekayaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Akan tetapi, pada sisi lain, ia juga membawa “malapetaka” dan pada tataran tertentu maut bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, melalui tulisan ini, Penulis berusaha mengajukan sarana yang memungkinkan terjadinya perdamaian dalam hidup beragama.

Baca selengkapnya »